Sabtu, 10 Maret 2018

Cara Mudah Mengurangi Resiko Terkena Kanker

Cara Mudah Mengurangi Resiko Terkena Kanker

Sepanjang tahun, prevalensi pengidap kanker cenderung meningkat akibat pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Kanker masih menjadi penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia karena bisa menyerang siapa saja dan tanpa pandang usia.

Agar terhindar dari risiko terkena kanker, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Tentunya, mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain mempertahankan pola hidup sehat, berikut cara simper untuk menurunkan risiko kanker dikutip detikHealth dari berbagai sumber.

1. Kurangi memanggang


Jika kamu ingin makan daging, pikir dua kali jika akan membakarnya. Sebuah penelitian dari University of North Carolina menunjukkan makan daging yang dipanggang dapat meningkatkan risiko kematian di antara pasien kanker payudara. Senyawa kimia heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dapat diproduksi saat memasak daging sapi, unggas, babi, dan domba pada suhu tinggi di atas api terbuka atau bara panas.

2. Olahraga


Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas tidak pernah baik untuk kesehatan. Menjaga bentuk tubuh tetap ideal dan mempertahankan indeks massa tubuh yang sehat menurunkan risiko kanker secara keseluruhan. Mengontrol berat badan dapat berperan untuk mencegah kanker jenis tertentu dan kekambuhan kanker.

3. Perbanyak makan brokoli


Brokolo memgandung sulforaphane yang dapat membantu mencegah sel menjadi ganas. Konsumsi brokoli secara rutin dapat mengaktifkan detoksifikasi dan membantu mencegah kekambuhan pada pengidap kanker otak dan kanker leher.

4. Jangan mengasumsikan rokok elektrik lebih baik daripada rokok konvensional


Bukan hal yang baru jika perilaku merokok dapat menyebabkan kanker. Tapi mungkin banyak yang mengira vape atau rokok elektrik tidak mengakibatkan penyakit. Sebuah penelitian dari Portland State University menemukan senyawa benzene yang terkandung dalam vape bisa mengakibatkan kanker.

5. Menyusui

Menyusui selama satu hingga dua tahun dapat menurunkan risiko kanker payudara. Penelitian juga menunjukkan bahwa menyusui dapat mengubah sel-sel di payudara yang membuat tubuh kebal terhadap kanker.

6. Hindari menyimpan makanan dalam wadah plastik


Phthalate adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik, meskipun kaitannya dengan kanker belum ditetapkan secara pasti, phthalate jenis tertentu mengandung karsinogen. Disarankan untuk tidak menaruh makanan dalam wadah plastik untuk dipanaskan di microwave.

7. Manajemen stres


Stres, depresi kronis dan gangguan kecemasan berperan dalam faktor risiko pengembangan kanker. Mengaktifkan gen stres dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker. Berlatih untuk mengatur dan manajemen stres atau berolahraga bisa mengembalikan mood. Tentunya hal ini juga mampu mencegah kanker.