Sabtu, 13 Juli 2019

Cara menggunakan Asuransi untuk Penyakit Kritis


                                  
Cara menggunakan Asuransi untuk Penyakit Kritis

Asuransi kesehatan dinilai sangat bermanfaat untuk kehidupan karena membantu meringankan biaya pengobatan. Maka dari itu, tak heran masyarakat kini banyak yang mengikuti program asuransi kesehatan seperti asuransi penyakit kritis dari pemerintah maupun sendiri karena mendapatkan keringanan biaya tersebut:

1. Menggunakan asuransi ketika mendadak sakit
Gunakanlah asuransi ketika Anda mendadak sakit. Tak perlu takut dengan biaya karena nantinya pihak asuransi akan menanggung biaya pengobatan rumah sakit Anda. Dan menariknya, perusahaan asuransi juga akan menanggungg biaya rawat inap maupun rawat jalan saat Anda jatuh sakit. Keren sekali, bukan?

2. Dibayar belakangan
Dalam asuransi penyakit kritis dan jenis asuransi lain ada metode reimbursement atau bayar belakangan. Jadi, saat melakukan pengobatan, Anda akan membayar sendiri biaya pengobatan dan kemudian barulah diganti oleh pihak asuransi. Jika selesai, kita akan mendapatkan kuitansi tagihan atas pengobatan yang kita lakukan dari rumah sakit tersebut. Setelah itu, Anda bisa me-fotocopy kuitansi tersebut serta meminta rumah sakit untuk melegalisasi karena kuitansi asli nantinya akan diminta oleh pihak asuransi terkait.

3. Membaca klausul pengecualian
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam asuransi penyakit kritis setelah kita resmi memiliki asuransi kesehatan dan mendapatkan polis. Misalnya saja; membaca polis pada klausul-klausul pengecualian seperti penyakit yang bersifat kritis seperti jantung koroner dan 34 penyakit kritis lainnya, yang bisa di klaim minimal setelah 6 bulan. Dengan begitu, jika kita sebelumnya telah memiliki penyakit jantung, sebaiknya jangan tergesa-gesa untuk mengklaim nya, cobalah menunggu 6 bulan hingga 1 tahun baru kita bisa klaim. Dan misalnya penyakit bawaan dari lahir maka perusahaan asuransi tidak akan menanggungnya.

4. Membayar premi tepat waktu
Saat kita memutuskan untuk memiliki asuransi kesehatan, ada baiknya untuk mempertimbangkan mengenai premi yang harus dibayar setiap bulannya apakah sesuai dengan keuangan atau tidak. Pastikan, agar penghasilan bulanan kita dapat mencukupi untuk membayar setoran asuransi kesehatan dan usahakan untuk membayar premi tepat waktu. Jangan sampai menundanya karena bisa memengaruhi tanggungan yang didapat nantinya.

Demikianlah beberapa cara menggunakan asuransi penyakit kritis yang mungkin belum kita ketahui apa saja peraturan yang ada dalam penggunaan asuransinya. Banyak orang telah memilih asuransi kesehatan untuk membantu kita dalam proses pengobatan saat sakit dan asuransi lah yang akan menanggung setiap biaya pengobatan kita dalam keadaan kritis.